Pendinginan Pembekuan dan Fermentasi

 

Pendinginan dan pembekuan
Terdapat dua jenis proses pengolahan makanan dengan suhu dingin yaitu pendinginan dan pembekuan. Seperti pada lemari es, terdapat dua jenis pendinginan tersebut. Terdapat ruang untuk pembekuan yang sering disebut freezer bersuhu dibawah 0 0 C .  Sedangkan ruangan lain berfungsi hanya untuk makanan yang tidak ingin dibekukan dengan suhu antara 0 0 C-10 0 C (refrigerator). Kini banyak almari es yang menggabungkan dua jenis pendingin tersebut.

Makanan sering diletakkan dalam suhu dingin biasanya bertujuan untuk memperpanjang umur simpan makanan karena dalam suhu rendah pertumbuhan bakteri, jamur, dan yeast/khamir berkurang. Seperti pada ikan segar harus disimpan dalam es agar tidak cepat busuk. Selain itu, ada juga jenis makanan yang memang penyimpanannya harus dalam suhu dingin seperti es krim. Sayur-sayuran juga dapat disimpan didalam suhu dingin untukmenjaga kesegarannya.

Fermentasi
Fermentasi adalah salah satu pengolahan dengan cara menambahkan mikrobia (bakteri, jamur, atau yeast/ragi) yang dapat mengurai komponen dalam makanan menjadi komponen yang lebih sederhana sehingga menghasilkan berbagai perubahan positif pada makanan fermentasinya dibandingkan bahan makanan aslinya.

Fermentasi  makanan  dapat  bertujuan  untuk  mengawetkan, meningkatkan kandungan gizi, serta meningkatkan aroma dan rasa makanan. Contoh makanan yang difermentasi dengan jamur adalah tempe, sedangkan makanan yang difermentasi menggunakan ragi atau yeast adalah tape dan kecap. Sedangkan makanan yang yang bisa difermentasi menggunakan bakteri contohnya adalah susu yang akan menjadi susu fermentasi atau sering disebut yoghurt.
Pendinginan Pembekuan dan Fermentasi Sumarna Almarogi Pendinginan dan pembekuan Terdapat dua jenis proses pengolahan makanan dengan suhu dingin yaitu pendinginan dan pembekuan. Seperti pada l...