Alat Pengolahan dan Penyajian Makanan

 

Alat Pengolahan
Alat pengolahan yang biasa digunakan dalam pengolahan makanan Indonesia tidak jauh beda dengan daerah lainnya. Hanya biasanya masih digunakan alat-alat tradisional yang diperlukan untuk membuat hidangan tertentu. Peralatan tersebut terdiri dari alat perapian, alat pemasakan, alat pengaduk, dan alat penyajian. Alat tradisional yang digunakan contohnya : kendil yang biasa dipakai untuk membuat hidangan gudeg, kuali yang biasa dipakai untuk membuat soto, serta cobek dan muntu yang dipakai untuk membuat sambal.

Penyajian Makanan
Teknik penyajian makanan yang digunakan dalam makanan Indonesia masih sederhana. Biasanya makanan hanya diletakkan dalam piring porselen atau tanah liat/ lidi yang dialasi daun atau kertas hias. Makanan Indonesia bisa juga disajikan dengan cara prasmanan atau disajikan dalam bentuk “tumpeng” pada kesempatan khusus. Tumpeng biasa dihidangkan dalam macam-macam acara seperti pernikahan, kelahiran, kematian dan pindah rumah. Tetapi menurut perkembangannya, makanan Indonesia bisa dihidangkan dengan menggunakan berbagai jenis alat hidang seperti hot plate. 

Sebagai contoh saat ini mulai dikembangkan penyajian Siomay Bandung yang dihidangkan dalam hot plate dengan tujuan menjaga suhu panas pada hidangan, karena makanan ini lebih nikmat bila dimakan dalam kondisi panas/ hangat. Penggunaan garnish juga sudah digunakan, seperti irisan timun, tomat, cabe, daun selada dan seledri.

Makanan Indonesia adalah susunan makanan yang terdiri atas makanan pokok, lauk pauk, sayuran, sayur, sambal, sedap-sedapan dan minuman. Dilihat dari waktu penyajian makanan Indonesia sehari-hari dapat digolongkan menjadi makan pagi, makan siang, dan malam. Yang menjadi ciri khas masakan Indonesia adalah penggunaan banyak jenis bumbu dan rempah serta rasa yang kuat.

Selain itu makanan Indonesia sering dinikmati bersama tambahan pelengkap sambal dan kerupuk (keripik). Bahan makanan yang digunakan dalam pengolahan makanan Indonesia berbagai macam sesuai dengan potensi daerah masing-masing yang dibedakan menjadi bahan nabati dan hewani. Bahan makanan nabati diantaranya yaitu sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan umbu-umbian.

Sedangkan bahan makanan hewani yang digunakan seperti daging (sapi, kambing, domba), unggas (ayam, bebek), telur, ikan dan hasil laut lainnya (udang, kerang, cumi-cumi). Sedangkan bumbu yang digunakan tiap daerah macam-macam sesuai dengan tradisinya. Teknik olah yang biasa digunakan dalam pengolahan makanan Indonesia antara lain dikukus, digoreng, dipanggang, dibakar, ditumis, diasap dan lain-lain.

Teknik penyajian makanan yang digunakan dalam makanan Indonesia masih sederhana. Biasanya makanan hanya diletakkan dalam piring baik piring porselen maupun piring dari tanah liat atau lidi yang dialasi daun atau kertas hias.
Alat Pengolahan dan Penyajian Makanan Sumarna Almarogi Alat Pengolahan Alat pengolahan yang biasa digunakan dalam pengolahan makanan Indonesia tidak jauh beda dengan daerah lainnya. Hanya bias...